Press "Enter" to skip to content

Belajar Budaya Jawa di Museum Ullen Sentalu

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki berbagai macam objek wisata yang selalu menarik utuk dikunjungi oleh para pelancong. Provinsi ini mempunyai keunikan dan daya tarik yang sesalu membuat para wisatawan untuk selalu datang dan menikmati setiap sudut dari kawasan ini yang seakan tidak pernah ada habisnya. Di setiap kabupatennya terdapat banyak tempat-tempat wisata yang menarik dan wajib untuk dikunjungi jika sedang berlebur di Yogyakarta salah satunya adalah Kabupaten Sleman. Untuk mengunjungi berbagai wisata di Jogja, maka anda lebih baik menggunakan jasa tour dengan paket yang telah disediakan seperti paket wisata Jogja satu hari, dan paket lain yang tersedian.

Jika Kota Yogyakarta termasyur dengan wisata kraton dan belanjanya, Kabupaten Gunung Kidul terkenal dengan wisata alamnya berupa pantai dan goa, Kabupaten Bantul dan Kulon Progo yang populer dengan wisata alam perbukitan dan juga pantai, maka Kabupaten  Sleman terkenal dengan wisata alam dan juga wisata alam. Kabupaten ini terdapat beberapa buah candi yang terenal tentu saja Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko yang selalu dipenuhi oleh para penggunjung.

Di kabupaten ini juga terdapat sebuah museum yang sangat terkenal akan keunikannya dan juga nilai sejarahnya yaitu Museum Ullen Sentalu. Museum ini merupakan museum budaya Jawa yang berisikan peninggalan-peninggalan kesultanan-kesultanan Jawa yang ada di mulai dari Kesultanan Mataram Islam dan juga pecahan dari kesultanan tersebut yaitu Kesultanan Yogyakarta, Kesultanan Paku Alaman, Kesultanan Surakarta, dan juga Kesultanan Mangkunegaran. Selain itu juga terdapat pula peninggalan jaman Mataran Kuno berupa arca  dan patung.

Museum ini terletak di Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Sleman, DIY. Karena merupakan museum yang dikelola oleh pribadi maka harga tiket di museum ini cukup mahal jika dibandingkan dengan museum-museum yang dikelola oleh pemerintah. Harga tiket masuk di museum ini adalah Rp. 30.000,- per orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 50.000,- per orang untuk wisatawan internasional.

Walau begitu, wisatawan melihat koleksi-koleksi museum yang memiliki nilai historis seperti batik, gamelan, foto-foto yang merupakan sumbangan dari kasultanan-kasultanan yang telah dijelaskan diatas. Semuanya ditata dengan rapi dan apik sehingga menarik. Selain itu terdapat juga pemandu yang siap menjelaskan sejarah di setiap ruangan yang dikunjungi. Fasilitas yang ada juga sangat lengkap mulai dari toilet hingga ruang tunggu.