Press "Enter" to skip to content

Tonsilitis Dan Sakit Tenggorokan Pada Orang Dewasa

Iritasi dan kemungkinan luka bakar bisa dirasakan di tenggorokan, cukup untuk mempengaruhi kemampuan menelan. Pasien mengalami kesulitan menelan, terutama makanan padat. Sakit tenggorokan ini sering disertai gejala dingin khas lainnya: demam, pilek, batuk, suara serak. Seseorang dapat mengamati kelenjar getah bening bengkak di leher, napas tidak sedap, atau sulit bernafas.

Sakit Tenggorokan Pada Orang Dewasa

Sakit Tenggorokan Pada Orang Dewasa
Namun, penting untuk diketahui bahwa jika semua sakit tenggorokan sakit tenggorokan, beberapa sakit tenggorokan yang sangat menyakitkan dapat menimbulkan risiko.

Apa yang menyebabkan sakit tenggorokan?

Sakit tenggorokan ini bermacam kemungkinan penyebabnya:
• Peradangan amandel yang memakai warna merah (angina merah) atau ditutup dengan endapan putih (tonsillitis).
• Sakit tenggorokan disebabkan oleh udara, debu, atau asap rokok yang terlalu kering.
• Sakit tenggorokan setelah kita berbicara terlalu banyak atau berteriak.
• Peradangan akibat perjalanan benda yang tidak biasa (tulang ikan, misalnya).
• Iritasi akibat gastro esophageal reflux.
• Dingin disertai dengan pilek dan batuk (tracheitis atau nasopharyngitis).
• Radang laring (radang tenggorokan) disertai suara serak, batuk kering dan demam.
• Infeksi langka lainnya: mononukleosis, campak, dan difteri, misalnya.

Apa saja kemungkinan komplikasi sakit tenggorokan?

Inilah penyebab sakit tenggorokan yang menentukan kemungkinan komplikasi. Terkadang sakit tenggorokan akibat flu atau sakit tenggorokan masing-masing terjadi pada sinusitis atau abses bila belum diolah. Beberapa tonsilitis bakteri dapat menyebabkan komplikasi serius jangka panjang, seperti infeksi pada katup jantung.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi sakit tenggorokan?

1. Minum banyak. Teh manis dengan madu bisa bermanfaat untuk menenangkan sakit tenggorokan.
2. Jika sakit saat menelan, ambil makanan cair, rebus atau tumbuk seperti sup, semolina, compotes, dll.
3. Hindari makanan asam (jeruk, tomat, cuka, misalnya) dan asin (keripik atau kerupuk untuk makanan pembuka, dll.).
4. Suck honey sweets atau chew gum. Air liur sebenarnya mengandung antibodi yang membantu melawan infeksi.
5. Jika sakit tenggorokan parah, minum obat analgesik untuk waktu yang terbatas dapat mengurangi rasa sakit.
Kapan harus ke dokter jika terjadi sakit tenggorokan?
1. Konsultasikan dengan dokter pada hari ketika sakit tenggorokan tidak tertahankan atau disertai gejala lain (demam, sakit kepala, sulit bernafas, muntah, dll).
2. Konsultasikan dengan dokter dalam beberapa hari mendatang jika rasa sakitnya tidak membaik setelah 48 jam pengobatan sendiri.

Apa dokter dalam kasus sakit tenggorokan?

Ini melakukan pemeriksaan substantif pada tenggorokan untuk mengetahui penyebab kondisi tersebut. Jika amandelnya meradang, ia juga bisa melakukan smear permukaan mereka (tes diagnostik cepat untuk radang tenggorokan) untuk menentukan bakteri mana yang terlibat dan dengan demikian menawarkan perawatan yang paling tepat.

Bagaimana cara menghilangkan sakit tenggorokan?

Pengobatan lokal yang sangat intens sakit tenggorokan dan demam tidak banyak. Mereka dalam bentuk obat kumur, troju, atau pelega tenggorokan. Mereka mengandung antibakteri yang memiliki tindakan antiseptik, anestesi lokal memiliki tindakan analgesik atau ekstrak tumbuhan untuk menenangkan penglihatan. Obat-obatan yang mengandung anestesi lokal dapat mengganggu menelan dan dengan demikian menyebabkan “jalan salah” (bagian makanan ke jalan napas): Jangan minum sebelum makan.
Jika terjadi peradangan yang menyakitkan, dimungkinkan untuk menggunakan analgesik yang mengandung parasetamol atau obat antiinflamasi non steroid (NSAID), informsi selengkanya ada di All Health Information Article. Beberapa NSAID (asam niflum asam Tiaprofenik) secara khusus ditunjukkan dalam pengobatan radang tenggorokan yang menyakitkan. Jika infeksi bakteri dikonfirmasi atau dicurigai kuat, dokter mungkin meresepkan antibiotik melalui mulut.