Press "Enter" to skip to content

Hati-hati, Inilah Kesalahan Dalam Melantunkan Bacaan Adzan

Sebagai umat muslim, tentunya Anda mengetahui bahwa bacaan adzan adalah sebuah bacaan yang mengabarkan atau menyerukan mengenai datangnya waktu sholat serta ajakan untuk melaksanakan sholat berjamaah. Akan tetapi tahukah Anda bahwa ada kalanya musdzin melakukan kesalahan dalam melafalkan kalimat adzan? Oleh karena itu Anda perlu mengetahui seperti apa kesalahan yang sering terjadi.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa bacaan adzan adalah sebuah bacaan yang memang sudah dibiasakan untuk diketahui dan dihafalkan sejak anak-anak. Dengan begitu diharapkan seluruh umat muslim mengetahui seruan adzan ini dengan baik. Sehingga bila waktunya tiba, orang-orang bisa melakukan adzan saat ada kesempatan. Orang yang menyerukan adzan disebut muadzin, dan muadzin menyerukan adzan dari tempat ibadah atau masjid. Akan tetapi dari sekian banyak muadzin, ada beberapa diantaranya yang sering kali melakukan kesalahan dalam melafalkan adzan.

Padahal seperti yang diketahui bahwa lafal arab yang salah dilafalkan maka akan memiliki arti yang berbeda. Kesalahan yang sering kali dilakukan oleh beberapa muadzin ialah dalam melafalkan kalimat “Khayya ‘Alash Sholaah” dan kalimat :Khayya ‘Alal Falaah”. Kalimat ini dilantunkan masing-masing 2 kali secara berturut-turut dimana keduanya memiliki arti yaitu “Marilah kita mengerjakan sholat” dan “Marilah kita menuju kemenangan”. Kadang ada muadzin yang terburu-buru dalam melafalkannya hingga akhirnya terdengar seperti mengucapkan “Khayya Lash Sholaah” dan “Khayya Lal Falaah”, sehingga kata ‘ain pada kedua kalimat tersebut tidak terdengar.

Padahal haruslah seluruh kalimat terdengar dengan jelas. Dengan begitu muadzin telah mengubah kalimat adzan yang juga memiliki arti yang berbeda. Dimana ‘ain yang tidak terbaca menyebabkan huruf lam terbaca sendirian yang berarti tidak. Sehingga kedua kelimat tersebut akhirnya memiliki arti “Marilah tidak mengerjakan sholat” dan “Marilah tidak menuju kemenangan”. Bukankah hal ini sangat fatal?

Itulah kesalahan yang sering diucapkan dalam bacaan adzan oleh beberapa muadzin. Oleh karena itu berhati-hatilah dan jangan terburu-buru dalam mengucapkan agar kalimat adzan agar menjadi benar dan tidak mengubah makna. Karena ternyata hal tersebut menjadi fatal akibatnya.