Press "Enter" to skip to content

Panduan Cara Ternak dan Budidaya Lovebird Secara Gampang Buat Pemula

Panduan Cara Ternak dan Budidaya Lovebird Secara Gampang Buat Pemula  Budidaya lovebird memang bisa dijadikan salah satu usaha sampingan yang lumayan menjanjikan, tapi akhir-akhir ini jumlah peternak lovebird semakin banyak, hal ini sangat mempengaruhi harga jual dari burung lovebird. Kenapa tertarik untuk beternak dan budidaya burung lovebird, karena tidak begitu susah dan tidak jauh beda dengan cara beternak dan budidaya burung kenari, hal ini membuat banyak orang pada mulai beternak dan membudidayakan burung ini.

Pertanyaannya adalah apakah tetap ingin beternak dan membudidayakan lovebird…?
Jangan terlalu dirisaukan, selain bisa dijadikan hobby bisa dijadikan sampingan, bersama postingan ini akan dibagikan cara budidaya dan beternak lovebird yang bisa menghasilkan anakan yang lumayan banyak dengan biaya yang murah yang akan membuat setiap orang bisa berternak burung lovebird ini.

Cara tepat ternak Lovebird dengan melakukan pemilihan indukan yang siap kawin

Yang perlu diketahui adalah jenis lovebird yang nanti akan diternak adalah jenis lovebird banyak diminati di pasar yaitu lovebird jenis kacamata atau klep.
Warna dan umur serta panjangnya ekor lovebird sangat berpengaruh terhadap efisiensi lovebird biar bisa cepat mendapatkan anakan.

Burung Lovebird Jantan

Untuk membedakan jenis jantan dengan betina yaitu dengan pengujian lab, namun kita masih bisa mengetahui jenis lovebird jantan yaitu ditandai dengan lovebird yang suka berdiri tegak dan ujung ekornya membentuk sedikit lancip, apabila diraba akan terasa sedikit kaku dibandingkan dengan yang betina. Pilihlah jantan yang sering kali mengeluarkan suara atau ngekek dan sering menarik perhatian.

Burung Lovebird Betina

Untuk yang betina pada badannya akan terlihat lebih bulat dan berdirinya seperti menahan berat badannya (Tidak setegak yang jantan) dan biasanya yang betina tidak terlalu sering bertingkah, ujung ekornya sedikit mengotak atau melebar. Pilih yang betina berpatokan pada umurnya burung tersebut, jika sang jantan berumur sekitar 1 tahun maka yang betina berumur sekitar 10 bulan, dengan cara ini akan lebih mudah untuk menjodohkan kedua burung tersebut.

Persiapkan kandang untuk beternak Lovebird

Yang paling bagus adalah beternak burung lovebird dengan cara koloni, misal 4 jantan dengan 6 betina atau dengan perbandingan yang sama.
Ukuran kandang bisa memilki tinggi 1.5 meter dengan panjang 1.5 meter dan lebar 1,5 meter. Perlengkapan lain adalah sarana untuk pakan dan minum diletakkan dekat dengan kamar sebagai sarangnya (Kotak kayu yang diberi lubang).

Cara mengawinkan Lovebird

Setelah kandang sudah disiapkani, masukkan indukan jantan dulu untuk memilih sarang atau kamar yang disukai, baru setelah itu masukkan indukan betina (Cara ini yang paling pas untuk proses perjodohan) siapkan sarang alas dari daun cemara kering.

Pasca bertelur

Setelah proses perjodohan selesai selanjutnya tinggal menunggu bertelur dan proses penetasan telur membutuhkan waktu sekitar 18 hari sampai dengan menetas. Ransum pakan yang biasanya hanya milet dan jagung saja, maka bisa ditambahkan pelet ayam yang di campur dengan bubur bayi yang ditempatkan di wadah lain.

Penanganan pasca menetas

Setelah telur menetas memang salah satu tahapan proses yang paling perlu perhatian khusus. Dalam hal ini biarkan indukan burung merawat anaknya hingga anaknya dengan sendirinya keluar dari sarang.
Setelah anaknya keluar dari sarang, maka persiapkan beberapa asupan makanan dan vitamin yang bisa disapihkan ke anakan tersebut, sehingga pertumbuhan anakan akan lebih sehat.

Setelah anakan mulai sehat dan siap dijual, hal ini akan menbuat kemikmatan tersensiri dalam mendapatkan kesuksesan beternak dan membudidayakan lovebird, kemudahan dalam beternak dan pengeluaran makanan burung ini relative mudah didapat dan tidak mahal, dan yang pasti prospek budidaya lovebird ini akan cukup menjanjikan.