Press "Enter" to skip to content

Hewan Sapi Kurban Tidak Sah Dijadikan Kurban Jika Tidak Memenuhi Syarat Berikut!

Sekarang ini umat islam di dunia sedang menunggu datangnya hari raya idul Adha yang segera tiba. Hari raya yang dilaksanakan setahun sekali ini sangat disambut dengan antusias umat islam dunia. Penyembelihan hewan kurban yang merupakan kegiatan wajib telah dipersiapkan dengan melakukan pembelian hewan dipasaran. Tetapi sebagai orang yang akan memberikan kurban penting sekali untuk mengetahui syarat sah dan wajibnya berkurban. Misalnya saja dari keadaan hewan sendiri mulai dari jenisnya, bentuk, keadaan fisik ataupun lainnya harus sesuai dan masih kondisi layak konsumsi. Dengan begitu tidak bisa sembarang orang memberikan hewan sebagai ibadah kurban.

 

Seperti yang telah diketahui setiap ibadah tentunya mempunyai aturan dan syarat khusus diterima, begitu juga dengan ibadah kurban. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, jika hal tersebut tidak terpenuhi dapat dikatakan kurban tersebut tidak sah. Kali ini tidak akan membahas lebih jauh mengenai syarat dalam melaksanakan kurban, tetapi akan dibahas tentang hewan yang akan dikurbankan. Di Indonesia sendiri umumnya masyarakat muslim menggunakan hewan ternak kambing atau sapi sebagai kurban. Berikut ini beberapa syarat dalam pemilihan hewan sebagai kurban, antara lain:

 

  1. Untuk pertama yang perlu diperhatikan yaitu pemilihan jenis hewan, karena tidak semua binatang yang ada di muka bumi ini bisa dijadikan sebagai kurban. Yang sering digunakan yaitu beberapa jenis hewan ternak antara lain seperti sapi, kambing, unta, domba atau lainnya. Untuk Indonesia mayoritas masyarakatnya memilih hewan sapi kurban dan juga kambing. Jika mendekati bulan-bulan dzulhijjah penjualan binatang tersebut dipasaran bisa-bisa melonjak naik karena banyaknya permintaan.
  2. Kedua yaitu dari cara mendapatkannya, seekor kambing harus melalui akad jual beli yang baik supaya sah jika digunakan dalam kurban. Jadi pemiliknya benar-benar jelas bukan dari hasil curian atau perolehan lainnya secara tidak halal. Karena seperti dalil yang menjelaskan Allah hanya menerima sesuatu yang baik yang diperolehnya dengan baik.
  3. Selanjutnya yang menjadi syarat sahnya hewan kurban yaitu dari kondisi fisik hewan tersebut. Bebas dari cacat mata, kaki, ataupun anggota tubuh lainnya, jika hewan tersebut mengalami kekurangan tentunya tidak akan sah jika dijadikan sebagai hewan kurban. Sangat disarankan memilih hewan yang layak untuk dikonsumsi, seperti mempunyai banyak daging, gemuk dan sebagainya.
  4. Dari umur juga bisa dijadikan patokan hewan tersebut apakah sudah masuk dalam kriteria hewan kurban baik atau belum. Setiap binatang mempunyai ketentuan umur yang berbeda-beda mulai dari kambing, domba, sapi, unta atau lainnya.
  5. Kemudian ketentuan hewan yang dijadikan sebagai kurban dalam bentuk kolektif. Maksudnya begini ada hewan yang mempunyai batasan maksimal dalam hak milik rombongan, seperti untuk unta 10 orang, sapi bagi 7 orang, kambing 1 orang dan lainnya. Perlu diperhatikan supaya binatang tetap sah jika dijadikan sebagai kurban.